Rembang – Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya dengan membiasakan diri memilah dan mengelola sampah. Semangat inilah yang diwujudkan melalui kegiatan Penimbangan Sampah BSU SMP Islam Annawawiyyah dan Geber Emas bersama BSU Sidoberkah.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk membangun kesadaran warga sekolah dan masyarakat sekitar bahwa sampah tidak selalu menjadi sesuatu yang harus dibuang. Jika dipilah dan dikelola dengan baik, sampah dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari tabungan untuk masa depan.

Program penimbangan sampah tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di SMP Islam Annawawiyyah Tasikagung, Rembang. Kegiatan ini terbuka bagi setiap kelas, kepala sekolah, guru, pegawai, serta warga sekitar yang ingin berpartisipasi dalam gerakan peduli lingkungan.

Menariknya, sampah yang dikumpulkan tidak hanya terbatas pada satu jenis. Program ini menerima berbagai kategori sampah yang memiliki nilai untuk dikelola kembali. Kertas seperti buku, duplek, kardus, dan koran menjadi salah satu jenis yang dapat ditimbang.

Selain itu, terdapat sampah plastik, seperti gelas plastik, botol plastik, ember, dan botol oli. Logam berupa besi, aluminium, tembaga, seng, dan kaleng juga dapat disetorkan. Program ini juga menerima e-waste atau sampah elektronik seperti televisi, kulkas, magicom, dan kipas angin, serta minyak jelantah yang sudah tidak digunakan.

Melalui kegiatan ini, warga sekolah diajak untuk membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya akan lebih mudah ditimbang dan dikelola sehingga memiliki manfaat yang lebih besar.

Hasil dari penimbangan sampah dapat dimanfaatkan melalui dua pilihan transaksi, yaitu ditabung atau ditabung menjadi emas. Dengan demikian, kegiatan pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun kebiasaan menabung dan merencanakan masa depan.

Bagi SMP Annawawiyyah, kegiatan ini bukan sekadar aktivitas mengumpulkan sampah. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya menanamkan karakter peduli lingkungan, hidup bersih, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan kepada seluruh warga sekolah.

Melalui kolaborasi bersama BSU Sidoberkah, diharapkan gerakan ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Setiap botol, kardus, kaleng, kertas, hingga minyak jelantah yang dikumpulkan merupakan langkah kecil yang jika dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar.

Pilah sampahmu, timbang sekarang, tabung masa depanmu!

Mari bersama-sama menjadikan lingkungan lebih bersih, sehat, dan nyaman sekaligus membangun tabungan berkah untuk masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini